Diterima langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, President Nigerian Indonesian Chamber of Commerce and Industry (NICCI) Ishmael Balogun langsung mengungkapkan maksud kunjungannya, Senin (26/10/2025).
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Traktir
Pilih nominal traktir:
Nominal terpilih: -
Silakan transfer ke rekening berikut:
BCA 2640596034
a.n. Ari Bagus pranata
Terima Kasih!
Traktir Anda sebesar - telah tercatat sebagai dukungan untuk wartawan & redaksi Media Indonesia Times.
Silakan lakukan transfer ke rekening:
2640596034 (a.n. Ari Bagus pranata, BCA)
Semoga menjadi amal yang berkah!
Setelah menekan tombol Selesai, Anda dapat konfirmasi traktir via WhatsApp.
Terakhir: Konfirmasi via WhatsApp
Konfirmasi traktir Anda sebesar -
untuk berita ini kepada Admin via WhatsApp.
Bukti transfer Anda sudah terunggah & akan segera diperiksa Admin.
BANYUWANGI – Potensi pertanian Kabupaten Banyuwangi mulai mendapat perhatian internasional. Delegasi Bisnis Nigeria ke Banyuwangi untuk melihat langsung potensi pertanian guna menjajaki kerjasama strategis.
Anda belum membaca semua isi berita ini
Diterima langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, President Nigerian Indonesian Chamber of Commerce and Industry (NICCI) Ishmael Balogun langsung mengungkapkan maksud kunjungannya, Senin (26/10/2025).
“Nigeria saat ini menjadi mitra dagang nomor satu Indonesia di benua Afrika. Berbagai produk dari Indonesia seperti fast moving consumer goods (FMCG), clothing, farmasi hingga elektronik masuk ke pasar Nigeria,” kata Ishmael.
Kunjungan Delegasi Nigeria ke Banyuwangi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan secara virtual antara Ishmael Balogun dengan Bupati Ipuk beberapa waktu lalu.
Ishmael mengatakan Indonesia dan Nigeria telah menjalin hubungan yang strategis. Nigeria sendiri menjadi mitra ekonomi terbesar Indonesia di Afrika. Pihaknya terus mengekplore berbagai potensi ekonomi yang bisa dikembangkan dari Indonesia, salah satunya dengan Banyuwangi.
"Kami melihat keberhasilan Banyuwangi dalam mengelola sumber dayanya. Kami ingin membuka koridor perdagangan baru, mengeksplore komoditas unggulan baik pertanian, perikanan hingga pariwisata Banyuwangi,” ujarnya.
Ishmael juga berharap bisa melakukan kerjasama pada sejumlah sektor seperti modernisasi pertanian melalui transfer pengetahuan dari Banyuwangi, pengembangan akuakultur dan perikanan hingga peluang investasi hijau di bidang energi bersih.
Selama dua hari di Banyuwangi, Ishmael dan tim juga melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi penghasil komoditas unggulan Banyuwangi di antaranya Perkebunan Kopi Alas Malang di Kalibaru, perkebunan buah naga di Purwoharjo, industri beras oganik hingga indutri gula Glenmore.
Bupati Ipuk menjelaskan bahwa kerja sama ini akan menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha dan UMKM Banyuwangi untuk menembus pasar ekspor khususnya Nigeria. Ipuk mengatakan delegasi bisnis Nigeria ini sangat tertarik dengan komoditas kopi dan buah naga Banyuwangi.
“Mereka juga berniat meminta pelaku usaha Banyuwangi berangkat ke Nigeria untuk pengembangan dan peningkatan kopi dan buah naga di sana. Mereka rupanya juga tertarik dengan manajemen pengelolaan sampah Banyuwangi saat berkunjung di TPS 3R Balak,” kata Ipuk.
Ishmael bahkan menginisiasi Sister City antara Banyuwangi dan Lagos, salah satu kota pusat ekonomi di Nigeria. Ia pun menargetkan untuk mengirimkan kunjungan delegasi dari Afrika ke Banyuwangi secara rutin setiap kuartal (empat kali dalam setahun) untuk memastikan implementasi kerja sama ini berjalan secara konsisten, berdampak luas, serta berkelanjutan bagi kedua belah pihak. (*)
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.