Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (28/10/2026). Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Traktir
Pilih nominal traktir:
Nominal terpilih: -
Silakan transfer ke rekening berikut:
BCA 2640596034
a.n. Ari Bagus pranata
Terima Kasih!
Traktir Anda sebesar - telah tercatat sebagai dukungan untuk wartawan & redaksi Media Indonesia Times.
Silakan lakukan transfer ke rekening:
2640596034 (a.n. Ari Bagus pranata, BCA)
Semoga menjadi amal yang berkah!
Setelah menekan tombol Selesai, Anda dapat konfirmasi traktir via WhatsApp.
Terakhir: Konfirmasi via WhatsApp
Konfirmasi traktir Anda sebesar -
untuk berita ini kepada Admin via WhatsApp.
Bukti transfer Anda sudah terunggah & akan segera diperiksa Admin.
BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (28/10/2026). Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Anda belum membaca semua isi berita ini
Upacara yang digelar secara hybrid tersebut diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan ASN. Ada pula paskibraka, dan korps musik yang hadir langsung di lokasi upacara.
Turut hadir, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, perwakilan DPRD, serta segenap jajaran forkopimda Banyuwangi. Di antaranya Kapolresta Banyuwangi Kombel Pol Muharman Arta, Danlanal Banyuwangi Kapten Laut (P) Wishnu Krestiawan dan Dandim 0826 Letkol Arm Tryadi Indrawijaya. Para veteran, ketua partai politik, organisasi perempuan juga hadir dalam acara tersebut.
Sementara hadir secara virtual, para kepala puskesmas, satuan koordinator pendidikan, serta OPD pemkab Banyuwangi.
"Peringatan Sumpah Pemuda adalah momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pemuda dalam merebut kemerdekaan. Semangat ini harus terus kita teladani dalam konteks kekinian," ujar Ipuk.
Hari ini, imbuh Ipuk, tantangan yang kita hadapi sangat berbeda. Kita tidak lagi mengangkat senjata secara fisik melawan penjajah, melainkan bertarung melintasi arus pesatnya transformasi digital, kecerdasan buatan, keberlanjutan lingkungan, serta kompetisi global yang menuntut daya saing tinggi.
"Semangat sumpah pemuda harus hadir dalam bentuk kerja keras, integritas, dan capaian pembangunan daerah. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan, tetapi harus menjadi pelaku dan penggerak kemajuan daerah dan bangsa," kata dia.
Ipuk meminta agar pemuda terus meng-upgrade diri sehingga mampu bersaing secara global, namun tetap memegang teguh budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.
"Kuasai teknologi, ciptakan inovasi dan peluang dalam ekonomi kreatif, UMKM, pertanian modern, dan pariwisata. Jadilah pencipta dan penggerak perubahan, bukan sekedar konsumen," pintanya.
Ipuk juga mendorong para pemuda untuk memperluas jejaring, dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen.
"Jaga persatuan dan hindari perpecahan. Perkuat jejaring, sinergi dan kolaborasi untuk kemajuan Banyuwangi. Jadilah mitra pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, inklusif, dan berdampak," kata Ipuk.
Bagi Ipuk, sinergi dan kolaborasi bersama berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Data BPS mencatat, pada 2026 kemiskinan Banyuwangi turun menjadi 5,6 persen, terendah dalam dua dekade. Pertumbuhan ekonomi tetap kuat, ketimpangan menyempit, dan Indeks Pembangunan Manusia terus meningkat. Predikat Kabupaten berkinerja tertinggi se-Indonesia dan Kabupaten terinovatif nasional juga kembali diraih.
"Semua capaian ini merupakan buah kerja keras masyarakat, khususnya pemuda. Mari kita terus tandang bareng untuk Banyuwangi yang maju, sejahtera dan berkah," pungkasnya. (*)
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.