PCNU Banyuwangi Kubu Sultan Gelar Pertemuan Tertutup dengan Pj Ketua Umum PBNU

Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu hanya dihadiri tiga perwakilan PCNU Banyuwangi, yakni KH Ainur Rofiq, KH Saiful Waton, dan Abdul Aziz. Sementara belasan pengurus lainnya menunggu di luar ruangan.
KH Saiful Waton menjelaskan, pertemuan tersebut telah direncanakan sebelumnya, bertepatan dengan agenda KH Zulfa Mustofa yang mengisi pengajian di halaman Kantor MWC NU Cluring. “Kami memang sudah berjanji bertemu beliau sejak dalam perjalanan dari Surabaya,” ujarnya.
Ra Waton, sapaan akrab KH Saiful Waton, menyebut dalam pertemuan tertutup itu pihaknya menyampaikan berbagai hal terkait dinamika internal yang terjadi di tubuh PCNU Banyuwangi. Di sisi lain, KH Zulfa Mustofa juga memaparkan perkembangan dan dinamika di tingkat PBNU serta PWNU di sejumlah daerah.
“Kami saling bertukar informasi. Bahkan sambil berseloroh, Kiai Zulfa sempat bertanya, ‘Kubu sebelah sudah konferensi, tinggal yang Sultan ini kapan?’,” tutur Ra Waton.
Sementara itu, KH Ainur Rofiq mengaku bersyukur mendapat kesempatan bertemu langsung dan khusus dengan Pj Ketua Umum PBNU tersebut. Selain menerima banyak informasi strategis, ia juga menyampaikan sejumlah hal penting kepada tokoh yang selama ini menjadi panutannya.
“Tentu ada informasi yang bisa dikonsumsi publik, ada pula yang sifatnya internal. Alhamdulillah, semuanya bisa kami sampaikan, sekaligus beliau memberikan sejumlah masukan,” kata KH Ainur Rofiq.
Hal senada disampaikan Abdul Aziz. Ia mengaku bersyukur bisa ikut dalam pertemuan tersebut, sekaligus menjalankan amanah Sekjen PBNU KH Saifullah Yusuf atau Gus Ipul untuk menyampaikan salam dan arahan kepada KH Zulfa Mustofa.
“Gus Sekjen menyarankan agar saya dan teman-teman menemui KH Zulfa Mustofa yang kebetulan sedang memiliki agenda di Banyuwangi,” ujarnya.
Aziz menambahkan, setelah menerima arahan dari Gus Ipul, pengurus PCNU Banyuwangi kubu Pro Rais Aam dan Sekjen PBNU kemudian berbagi tugas.
“Kiai Muhdhor Atim, Ustadz Shodiq, dan teman-teman mendampingi Kiai Zulfa saat pengajian. Sebagian lainnya mengikuti pertemuan ramah tamah di Warung Sate Bagong,” pungkasnya.
(REDAKSI)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Medicaid Expansion Improves Hypertension and Diabetes Control
Peduli Jalan Berlubang,, Jajaran Forpimka Singojuruh Dan Tokoh Masyarakat Turun Guna Tambal Jalan Yang Berlubang.
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan