Kabar Baru
Pelantikan Pengurus FPPI DPC Surabaya Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah dan Dunia Usaha
Presiden Prabowo Posisi Pertama, Kapolri Kedua, 92 Persen
Lari Bareng Kapolri di Bali, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie Tunjukkan Solidaritas di Kemala Run 2026
Polda Bali Catat Kesuksesan Kemala Run 2026 di Gianyar, Dongkrak Sektor Pariwisata dan Ekonomi serta Salurkan Donasi Kemanusiaan
Para Pelari Asal Babel Sukses Borong Podium Di Kemala Run 2026, Irjen Pol Viktor : Ini Kebanggaan Luar Biasa Buat Babel
Kapolri dan Ketum Bhayangkari Lepas 11.000 Peserta Kemala Run 2026 di Gianyar, Perkuat Sport Tourism dan Kemanusiaan
Pelantikan Pengurus FPPI DPC Surabaya Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah dan Dunia Usaha
Presiden Prabowo Posisi Pertama, Kapolri Kedua, 92 Persen
Lari Bareng Kapolri di Bali, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie Tunjukkan Solidaritas di Kemala Run 2026
Polda Bali Catat Kesuksesan Kemala Run 2026 di Gianyar, Dongkrak Sektor Pariwisata dan Ekonomi serta Salurkan Donasi Kemanusiaan
Para Pelari Asal Babel Sukses Borong Podium Di Kemala Run 2026, Irjen Pol Viktor : Ini Kebanggaan Luar Biasa Buat Babel
Kapolri dan Ketum Bhayangkari Lepas 11.000 Peserta Kemala Run 2026 di Gianyar, Perkuat Sport Tourism dan Kemanusiaan
Memuat cuaca...

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Gas Pol Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Gas Pol Perkuat Toleransi dan Kebangsaan
BANYUWANGI,Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Banyuwangi periode 2025–2028 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Gereja Ratu Damai Banyuwangi, Minggu (12/4/2026). Kepengurusan baru ini dipimpin oleh Agustinus Iwan Sanjaya sebagai ketua.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting daerah, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuwangi R. Agus Mulyono, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M.Y. Bramudya, serta Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Purowidodo. Hadir pula perwakilan organisasi kepemudaan lintas agama dan lintas latar belakang di Banyuwangi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Hakim Said, S.H., selaku Ketua Rumah Kebangsaan Banyuwangi bersama dua pengurus lainnya, yakni KH. Moh. Ikrom Hasan dan H. Syafa’at yang juga dikenal sebagai Ketua Lentera Sastra. Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol kuat dukungan lintas elemen masyarakat terhadap penguatan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi antarumat beragama di Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Agustinus Iwan Sanjaya menegaskan pentingnya peran pembinaan iman dalam perjalanan organisasi Pemuda Katolik. Ia menyampaikan bahwa keberadaan seorang Romo Moderator menjadi kebutuhan mendasar dalam mengarahkan gerak langkah organisasi agar tetap berakar pada nilai-nilai spiritual.

“Pemuda Katolik harus memiliki Romo Moderator sebagai pembimbing iman. Kami menyadari bahwa dalam menjalankan roda organisasi, tidak hanya diperlukan semangat berkarya, tetapi juga pendampingan rohani agar setiap langkah tetap berada dalam koridor nilai-nilai keimanan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran berbagai organisasi kepemudaan yang turut memberikan dukungan dalam momentum tersebut, di antaranya organisasi mahasiswa dan kepemudaan seperti GMNI, HMI, serta organisasi kepemudaan keagamaan lainnya di Banyuwangi.

Menurutnya, sinergi lintas organisasi menjadi kekuatan penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, toleran, dan penuh semangat kebangsaan.

“Kehadiran teman-teman dari berbagai organisasi ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus bergerak bersama, merawat kebhinekaan, dan memperkuat persaudaraan di Banyuwangi,” tambahnya.

Kegiatan pengukuhan ini tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga momentum awal bagi Pemuda Katolik Banyuwangi untuk meneguhkan komitmen dalam berkontribusi aktif di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang sosial, keagamaan, dan kebangsaan.

(Redaksi)

Penulis Idham Holid
Editor Idham Holid

Catatan Redaksi

Setiap wartawan Media Indonesia Times dibekali ID Card resmi dan namanya tercantum dalam box redaksi. Apabila ada oknum yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun tidak dapat menunjukkan identitas resmi, segala tindakannya bukan menjadi tanggung jawab redaksi.

Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!