JAKARTA TIMUR — Kegiatan Gempita Cimura 2026 yang digelar Karang Taruna Kelurahan Cipinang Muara mendapat apresiasi dari Lurah Cipinang Muara, Komarudin. Meski baru pertama kali diselenggarakan dengan dua cabang perlombaan, yakni bulu tangkis dan cerdas cermat, kegiatan tersebut berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Dalam keterangannya pada Minggu (25/10/2026), Komarudin menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan penyelenggaraan Gempita Cimura 2026. Ia juga mengapresiasi Ketua Karang Taruna beserta seluruh anggota yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Memang baru ada dua cabang lomba, yaitu cerdas cermat dan bulu tangkis. Namun, saya bersyukur dan berterima kasih kepada Ketua Karang Taruna beserta seluruh anggota yang telah menjadi panitia,” ujar Komarudin.
Meski berjalan lancar, Komarudin mengakui pelaksanaan Gempita perdana masih memiliki kekurangan, terutama dari segi jumlah cabang perlombaan. Ia berharap evaluasi tersebut dapat menjadi bahan perbaikan untuk penyelenggaraan berikutnya agar lebih meriah dan melibatkan lebih banyak warga.
Menurutnya, Gempita berpotensi menjadi agenda tahunan Kelurahan Cipinang Muara sekaligus wadah mempererat kebersamaan masyarakat dan mendorong generasi muda terlibat dalam kegiatan positif.
“Harapan saya, Gempita ini bisa menjadi acuan dan agenda tahunan kelurahan. Mudah-mudahan tahun depan kegiatan seperti ini bisa kembali dilaksanakan dengan lebih baik,” ungkapnya
Komarudin juga berharap partisipasi warga dalam berbagai kegiatan kelurahan dapat terus ditingkatkan. Ia menilai sebagian warga masih kurang percaya diri untuk mengikuti perlombaan karena merasa gugup atau takut menunjukkan kemampuannya.
Padahal, menurutnya, keberanian untuk mencoba merupakan bagian penting dari proses membangun kebersamaan dan meningkatkan keterlibatan masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Kelurahan Cipinang Muara berencana menggelar kegiatan budaya dan apresiasi di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT). Karang Taruna diharapkan kembali berperan sebagai panitia pelaksana bersama unsur masyarakat lainnya, termasuk PKK, LMK, dan para ketua RT.
Kolaborasi antara pemerintah kelurahan, pemuda, dan masyarakat tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong serta menciptakan lingkungan yang aktif, harmonis, dan produktif.
Penyelenggaraan Gempita Cimura 2026 menjadi langkah awal bagi Karang Taruna Kelurahan Cipinang Muara untuk menghadirkan kegiatan yang tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan partisipasi warga, dan membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Cipinang Muara, Retzhi Darmawan, menjelaskan bahwa pemilihan lomba cerdas cermat bukan tanpa alasan.
Menurutnya, mayoritas peserta yang terlibat dalam Gempita Cimura 2026 merupakan kaum ibu dari berbagai lingkungan RW.
Karena itu, cerdas cermat dipilih sebagai perlombaan yang memadukan unsur edukasi, hiburan, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di antara para pengurus lingkungan di Kelurahan Cipinang Muara.
“Gempita Cimura tahun 2026 ini mayoritas pesertanya ibu-ibu. Makanya, kami memilih lomba cerdas cermat yang mengombinasikan unsur edukasi, hiburan, dan yang paling utama adalah penguatan solidaritas sosial bagi para pengurus lingkungan di Kelurahan Cipinang Muara,” ujar Retzhi.
Ia mengungkapkan, persiapan kegiatan dilakukan secara maksimal meskipun waktu yang tersedia relatif terbatas. Panitia berupaya mengejar pelaksanaan kegiatan pada Oktober agar selaras dengan momentum peringatan Sumpah Pemuda.
Salah satu tantangan yang dihadapi panitia adalah mempersiapkan perangkat lomba cerdas cermat. Bahkan, bel yang digunakan dalam perlombaan dirakit sendiri oleh panitia.
“Alhamdulillah, persiapannya cukup matang walaupun waktunya sangat terbatas karena kami mengejar momentum bulan Sumpah Pemuda. Banyak yang harus dipersiapkan, mulai dari bel cerdas cermat yang kami rakit sendiri, sistem penjurian, hingga monitor untuk memantau poin masing-masing tim,” jelasnya.
Retzhi menambahkan, mengatur jalannya perlombaan dengan peserta yang begitu antusias juga menjadi tantangan tersendiri. Namun, ia mengapresiasi kekompakan para ibu dari berbagai RW yang tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Di balik suasana perlombaan yang meriah, menurutnya, semangat kebersamaan dan sportivitas menjadi nilai penting yang ingin dibangun melalui Gempita Cimura 2026.
Libatkan 18 Tim, Pemuda Jadi Penggerak Kegiatan
Gempita Cimura 2026 melibatkan perwakilan dari 16 RW di Kelurahan Cipinang Muara. Setiap RW mengirimkan satu tim yang terdiri atas tiga orang peserta.
Selain itu, terdapat satu tim perwakilan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) kelurahan serta satu tim perwakilan aparatur sipil negara (ASN) kantor kelurahan. Dengan demikian, perlombaan cerdas cermat diikuti oleh total 18 tim.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, membangun komunikasi, dan memperkuat hubungan antarpengurus lingkungan dalam suasana yang santai dan kompetitif.
Bagi Karang Taruna, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para pemuda untuk belajar mengelola acara, membangun kerja sama tim, serta mengembangkan kemampuan berorganisasi melalui pengalaman langsung sebagai panitia.
Retzhi berharap kegiatan positif seperti Gempita Cimura dapat terus memperoleh dukungan dari berbagai pihak, khususnya bagi remaja yang sedang mengembangkan potensi dan mencari ruang untuk berkontribusi di lingkungan tempat tinggalnya.
“Harapannya, semoga anak-anak remaja yang sedang ingin bertumbuh di lingkungan Kelurahan Cipinang Muara selalu mendapatkan dukungan, terutama melalui kegiatan-kegiatan positif seperti kepanitiaan lomba Gempita Cimura tahun 2026 ini,” tuturnya
Semangat kebersamaan itu terangkum dalam seruan “Pemuda Bersatu, Cimura Maju!” yang diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi membangun Kelurahan Cipinang Muara.
© Media Indonesia Times 2026 — Patuhi Kode Etik Jurnalistik dan Hak Cipta