BANYUWANGI, 30 OKTOBER 2026 – Tindak lanjut sorotan kedisiplinan dan komitmen pimpinan desa dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kecamatan Siliragung dan Pesanggaran terus bergulir.
Anda belum membaca semua isi berita ini
Setelah menjadi perhatian dalam kegiatan Sosialisasi P4GN dan Deteksi Dini di Kantor Kecamatan Siliragung pada Rabu (28/10/2026), empat kepala desa yang sebelumnya tidak hadir secara langsung akhirnya mendatangi Kantor BNN Kabupaten Banyuwangi pada Jumat (30/10/2026) untuk mengikuti deteksi dini melalui pemeriksaan urine.
Keempat kepala desa tersebut adalah Suhardi, Kepala Desa Sumbermulyo; Gunoto, Kepala Desa Sarongan; Riyono, S.H., Kepala Desa Kandangan; serta Markus Adianto, A.Md.Hut., Kepala Desa Seneporejo.
Hasil pemeriksaan urine menunjukkan bahwa keempat kepala desa tersebut NEGATIF narkotika. Kehadiran mereka merupakan bentuk tindak lanjut sekaligus partisipasi dalam mendukung upaya P4GN di wilayah masing-masing.
Meski empat kepala desa telah memenuhi tindak lanjut, masih terdapat dua kepala desa yang belum hadir untuk mengikuti deteksi dini, yaitu Sukirno, S.H., Kepala Desa Pesanggaran, dan Vivin Agustin, S.H., Kepala Desa Sumberagung.
Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan komitmen nyata dari seluruh unsur pemerintahan.
P4GN tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial ataupun sebatas mengutus perwakilan. Pemimpin wilayah harus menunjukkan keteladanan melalui kedisiplinan, partisipasi aktif, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan pencegahan serta deteksi dini.
BNNK Banyuwangi terus mendorong penguatan program GEMA BERSINAR (Gerakan Edukasi Masyarakat Banyuwangi Bersih Narkoba) melalui kolaborasi pemerintah daerah, kecamatan, desa, kelurahan, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa upaya mewujudkan Banyuwangi Bersinar membutuhkan komitmen dan keteladanan dari seluruh pemangku kepentingan.
Jangan hanya mengajak masyarakat menjauhi narkoba, tetapi pemimpinnya juga harus berada di garis depan dalam mendukung gerakan P4GN.
Banyuwangi Bersinar bukan sekadar slogan. Ini adalah komitmen bersama untuk melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika.
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.