SURABAYA, 6 November 2026 – Media Indonesia Times | Mooz Hotel Surabaya mulai menunjukkan gebrakan baru dalam mengembangkan daya tarik bisnis perhotelan dan industri hiburan. Kali ini Hotel yang berada di kawasan strategis Jemursari tersebut terasa lebih riuh dari biasanya. Tawa penonton pecah dari Mooz Hotel Surabaya, yang menjadi tuan rumah TKP ROADSHOW Open Mic bertema detektif "SUN CALL 711" yang digelar Stand Up Indo Surabaya, Kamis (5/11/2026) malam.
Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai ini menghadirkan hiburan komedi segar dengan format open mic. Bekerja sama dengan Mooz Hotel Surabaya dan Pusat Komedi Surabaya, kegiatan tersebut menjadi upaya menghadirkan ruang kreativitas sekaligus tempat nongkrong alternatif bagi masyarakat, khususnya kalangan anak muda di Surabaya Selatan.
Dalam wawancara bersama awak media, Manager Mooz Hotel, Ali Akbar, S.E., menjelaskan bahwa keterlibatan Mooz Hotel Surabaya bukan sekadar menyediakan tempat acara. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis melalui kolaborasi dengan komunitas kreatif.
Ali Akbar S.E., mengungkapkan, pihak manajemen ingin membawa keberhasilan rebranding hotel ke dalam pengembangan bisnis kafe melalui konsep cross business. Dengan menggandeng komunitas Stand Up Indo Surabaya, Mooz Hotel berharap aktivitas komunitas dapat ikut meningkatkan daya tarik dan popularitas kafe yang menjadi salah satu fasilitas unggulannya.
“Tujuannya membuat semacam cross business. Kami ingin kesuksesan rebranding hotel ini juga menular ke kafe, sehingga keduanya bisa saling mendukung dan berkembang,” ungkap Ali.
Menurutnya, sasaran utama kegiatan tersebut adalah anak-anak muda, komunitas, hingga mahasiswa yang membutuhkan tempat nyaman untuk berkumpul, mengerjakan tugas, menikmati kopi, maupun sekadar menghabiskan waktu bersama teman.
Menariknya, Ali menilai pertunjukan stand-up comedy memiliki peluang besar untuk menjadi pembeda di kawasan Jemursari. Pasalnya, hiburan seperti live music dan paket makan malam sudah cukup umum ditemukan, sementara pertunjukan komedi secara terbuka masih relatif jarang di kawasan tersebut.
“Semua jenis acara tetap kami coba kembangkan, mulai dari live music, gala dinner hingga kegiatan komunitas. Namun, stand-up comedy ini menjadi sesuatu yang berbeda. Rasanya masih sangat jarang ada kegiatan serupa di kawasan Jemursari,” jelasnya.
Tidak hanya mengandalkan agenda hiburan, Mooz Hotel Surabaya juga menawarkan sejumlah keunggulan fasilitas untuk menarik pengunjung. Salah satu daya tarik utamanya adalah kafe yang beroperasi selama 24 jam dan memiliki akses langsung dari area jalan raya, sehingga pengunjung tidak harus melewati lobi hotel untuk menikmati suasana kafe.
Bahkan, pengunjung dapat menikmati fasilitas karaoke tanpa dikenakan minimum pembelian. Konsep karaoke yang dihadirkan bukan berupa ruang privat, melainkan lebih terbuka dengan suasana menyerupai pertunjukan live music.
Dari sisi akomodasi, Mooz Hotel Surabaya juga melakukan pembaruan menyeluruh terhadap fasilitas kamar. Ali menyebut seluruh tipe kamar, termasuk kategori paling ekonomis, telah dilengkapi Smart Android TV atau Google TV.
Selain itu, pembaruan juga dilakukan pada pengecatan kamar, linen, handuk, hingga pemasangan karpet di seluruh koridor. Pembenahan tersebut ditujukan untuk memberikan suasana lebih hangat, bersih, dan nyaman bagi para tamu.
Keunggulan lain yang menjadi perhatian manajemen adalah kualitas pelayanan. Mooz Hotel Surabaya menggabungkan standar excellent service dengan tenaga kerja generasi muda yang mayoritas berusia di bawah 30 tahun.
Menurut Ali, pendekatan tersebut menjadi salah satu strategi untuk menjangkau karakter pasar yang didominasi pengunjung berusia sekitar 20 hingga di bawah 40 tahun.
“Kami memadukan excellent service dengan tenaga kerja yang lebih muda. Anak-anak muda memiliki potensi untuk berkarya lebih banyak, tetapi tetap harus berpegang pada standar pelayanan prima,” tuturnya.
Dari sisi aksesibilitas, hotel yang berlokasi di Jalan Jemursari Blok N-O, Blok B-C No.109, Jemur Wonosari, Surabaya, tersebut juga menyediakan pengamanan selama 24 jam. Kapasitas parkirnya diperkirakan mampu menampung sekitar 50 sepeda motor dan 25 hingga 35 mobil, dengan area parkir di bagian depan serta samping atau belakang hotel.
Tak berhenti pada fasilitas yang tersedia saat ini, Mooz Hotel Surabaya juga tengah menjalankan pengembangan dan renovasi sejumlah area. Salah satu rencana besarnya adalah menghadirkan ballroom dengan kapasitas hingga 500 orang.
Pengembangan tersebut menjadi sinyal bahwa Mooz Hotel Surabaya tidak hanya ingin dikenal sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai destinasi kegiatan komunitas, hiburan, pertemuan, hingga penyelenggaraan berbagai acara berskala lebih besar.
Melalui kolaborasi bersama Stand Up Indo Surabaya dalam TKP ROADSHOW Open Mic, Mooz Hotel Surabaya memperlihatkan langkah berbeda dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Bukan sekadar menjual kamar hotel, tetapi menghadirkan ruang interaksi, kreativitas, dan hiburan yang dapat dinikmati lintas komunitas.
Gebrakan ini sekaligus menjadi upaya Mooz Hotel Surabaya memperkuat identitasnya sebagai salah satu pilihan tempat berkumpul dan menikmati hiburan di kawasan Surabaya Selatan. (Red)
© Media Indonesia Times 2026 — Patuhi Kode Etik Jurnalistik dan Hak Cipta