Keterangan Foto:
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menegaskan pentingnya latihan yang konsisten dalam membentuk personel Polri yang profesional, disiplin, dan memiliki mentalitas stabil guna menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat. Dokumentasi ini juga menampilkan komitmen Polda Gorontalo dalam membangun institusi Polri yang Presisi dan berorientasi pada pelayanan publik.
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Traktir
Pilih nominal traktir:
Nominal terpilih: -
Silakan transfer ke rekening berikut:
BCA 2640596034
a.n. Ari Bagus pranata
Terima Kasih!
Traktir Anda sebesar - telah tercatat sebagai dukungan untuk wartawan & redaksi Media Indonesia Times.
Silakan lakukan transfer ke rekening:
2640596034 (a.n. Ari Bagus pranata, BCA)
Semoga menjadi amal yang berkah!
Setelah menekan tombol Selesai, Anda dapat konfirmasi traktir via WhatsApp.
Terakhir: Konfirmasi via WhatsApp
Konfirmasi traktir Anda sebesar -
untuk berita ini kepada Admin via WhatsApp.
Bukti transfer Anda sudah terunggah & akan segera diperiksa Admin.
Gorontalo – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menegaskan bahwa latihan menembak bagi personel kepolisian bukan hanya sekadar ajang kompetisi untuk meraih juara, melainkan bagian penting dalam mengasah ketepatan, ketenangan, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi penuh tekanan.
Anda belum membaca semua isi berita ini
Hal tersebut disampaikan Kapolda Gorontalo saat menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang kelas menembak Pejabat Utama (PJU) pada ajang Ilato SC Fun Game, Senin (04/05/2026), di lingkungan Polda Gorontalo.
Kompetisi menembak tersebut sebelumnya telah sukses digelar pada 15 April 2026, bertepatan dengan peresmian Lapangan Tembak Ilato Shooting Club (ISC) Polda Gorontalo sebagai fasilitas baru penunjang pelatihan personel.
Dalam ajang tersebut, Juara I diraih oleh Dansat Brimob Kombes Pol. Danu Waspodo, S.I.K., Juara II diraih Dir Intelkam Kombes Pol. Wawan Iriawan, S.I.K., M.H., dan Juara III diraih Dir Reskrimsus Kombes Pol. Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H.
Kapolda Gorontalo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan profesionalisme, disiplin, dan akurasi selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, kemampuan menggunakan senjata api harus dibarengi dengan kesiapan mental dan penguasaan keterampilan yang matang.
“Memegang senjata api bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal pengendalian diri, ketenangan, dan tanggung jawab moral maupun hukum. Senjata api adalah instrumen terakhir dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” tegas Kapolda.
Ia berharap Lapangan Tembak Ilato Shooting Club yang baru diresmikan dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat pelatihan utama bagi seluruh personel, khususnya anggota yang dalam pelaksanaan tugas dibekali senjata api.
Keberadaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang peningkatan kompetensi personel dalam mendukung tugas operasional di lapangan secara efektif, terukur, dan sesuai prosedur.
Selain itu, Kapolda menekankan bahwa latihan rutin di lapangan tembak bukan semata untuk mencari prestasi, tetapi sebagai sarana membangun refleks, konsentrasi, serta ketepatan dalam mengambil tindakan di situasi kritis.
“Latihan yang konsisten akan membentuk personel Polri yang profesional, disiplin, dan memiliki mentalitas stabil dalam menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Kapolda berharap capaian para Pejabat Utama dalam kompetisi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polda Gorontalo untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dari sisi kemampuan teknis maupun pengendalian mental.
Dengan kemampuan menembak yang terus terasah dan mentalitas yang kuat, diharapkan seluruh personel Polda Gorontalo semakin siap memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat dengan tindakan yang tepat, profesional, dan bertanggung jawab.
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.