Kabar Baru
BRAVO Pak Kopolres, Perjudian Sabung Ayam Aduan di Sendangrejo - Jombang Berakhir Penggerebekan!!!, Miskipun Dalang Otaknya Tersenyum Tipis???
MAKI Jatim dan Laskar Jahanam Bukan Sekadar Protes: Rakyat Bersatu Bongkar Ketimpangan di Balik Operasi IMASCO
Ketua Umum Agus Flores dan Keluarga Besar PW FRN Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-56 untuk Irjen Pol Widodo
Resmi Disahkan, Joni AP Siap ‘Bangunkan’ Kekuatan GRIB di Bondowoso
Ditreskrimum Polda Jambi terus melakukan Proses Penyelidikan Keterlibatan Tiga Anggota Polri terkait Rudapaksa 
Polri Perkuat Komitmen Keselamatan Penjaga Perdamaian Dunia, Tegaskan Kerja Sama Berkelanjutan dengan PBB
BRAVO Pak Kopolres, Perjudian Sabung Ayam Aduan di Sendangrejo - Jombang Berakhir Penggerebekan!!!, Miskipun Dalang Otaknya Tersenyum Tipis???
MAKI Jatim dan Laskar Jahanam Bukan Sekadar Protes: Rakyat Bersatu Bongkar Ketimpangan di Balik Operasi IMASCO
Ketua Umum Agus Flores dan Keluarga Besar PW FRN Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-56 untuk Irjen Pol Widodo
Resmi Disahkan, Joni AP Siap ‘Bangunkan’ Kekuatan GRIB di Bondowoso
Ditreskrimum Polda Jambi terus melakukan Proses Penyelidikan Keterlibatan Tiga Anggota Polri terkait Rudapaksa 
Polri Perkuat Komitmen Keselamatan Penjaga Perdamaian Dunia, Tegaskan Kerja Sama Berkelanjutan dengan PBB
Memuat cuaca...
Berita

Lapas Banyuwangi Buktikan Lahan Terbatas Bukan Penghalang Dukung Program Swasembada Pangan

Lapas Banyuwangi Buktikan Lahan Terbatas Bukan Penghalang Dukung Program Swasembada Pangan
BANYUWANGI – Media Indonesia Times| Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif di area terbatas. Bertempat di area brandgang yang merupakan jalur pengamanan, Lapas Banyuwangi sukses menggelar panen buah melon hasil budidaya warga binaan, Selasa (24/02).

Inovasi ini mengubah fungsi lahan sempit di antara tembok pengamanan menjadi kebun hortikultura produktif. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan agrobisnis yang mumpuni.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa optimalisasi lahan ini merupakan respons strategis institusinya terhadap instruksi pemerintah terkait swasembada pangan.

"Area brandgang ini adalah area terbatas yang fungsi utamanya untuk pengamanan. Namun, kami melihat ada potensi besar di sini. Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang bagi Lapas Banyuwangi untuk berkontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah," ujar Wayan.

Wayan menekankan bahwa keberhasilan panen ini sepenuhnya merupakan hasil dedikasi warga binaan yang mendapatkan pelatihan intensif.

"Fokus utama kami bukan sekadar pada kuantitas panen, tapi pada prosesnya. Di sini, para warga binaan belajar disiplin dan teknik pertanian modern. Harapan saya, saat bebas nanti, mereka tidak lagi dipandang sebelah mata karena sudah memiliki keahlian yang bisa menghidupi keluarga mereka secara halal," imbuhnya.

Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh warga binaan yang terlibat dalam proses penanaman hingga perawatan. Salah seorang warga binaan berinisial R (40), mengaku mendapatkan perspektif hidup yang lebih positif.

"Dulu waktu luang saya sering terbuang percuma, tapi sekarang setiap pagi saya semangat ke brandgang untuk cek tanaman. Ada rasa bangga saat melihat melon yang dulu kecil sekarang sudah siap panen. Ternyata saya juga bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat," ungkap R.

Selain mendukung ketahanan pangan, hasil panen ini diproyeksikan untuk dipasarkan kepada masyarakat luas. Sebagian keuntungan dari penjualan melon tersebut akan disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sementara sisanya diberikan sebagai premi atau upah bagi warga binaan yang bekerja sebagai bentuk apresiasi atas produktivitas mereka.

Lapas Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian berbasis pertanian di masa mendatang, guna menciptakan warga binaan yang unggul dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri.

(Redaksi)

Penulis Idham Holid
Editor Idham Holid

Catatan Redaksi

Setiap wartawan Media Indonesia Times dibekali ID Card resmi dan namanya tercantum dalam box redaksi. Apabila ada oknum yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun tidak dapat menunjukkan identitas resmi, segala tindakannya bukan menjadi tanggung jawab redaksi.

Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!