Danrem 084/Bhaskara Jaya Hadiri Ground Breaking Jembatan Kalianak Surabaya
Pangdam V/Brawijaya,Mayjen TNI Rudy Saladin, secara langsung memimpin peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya proses pembangunan. Acara juga diikuti dengan rangkaian kegiatan seperti pemotongan tumpeng, peninjauan lokasi proyek, serta konferensi video bersama jajaran Kodam V/Brawijaya.
Danrem Danny Alkadrie menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar sistem transportasi masyarakat di kawasan Asemrowo dan wilayah sekitarnya. Selain proyek ini, pembangunan infrastruktur serupa juga sedang berjalan secara serentak di berbagai daerah Jawa Timur, dengan keterlibatan 18 Kodim dan total 68 titik proyek yang direncanakan (meliputi jembatan beton dan gantung).
Terletak di wilayah Kodim 0830/Surabaya, Jembatan Kalianak akan menghubungkan Kecamatan Asemrowo dan Krembangan. Proyek ini memiliki spesifikasi panjang sekitar 32,8 meter dan lebar 1 meter, dengan target penyelesaian dalam jangka waktu 2 hingga 3 bulan.
Kehadiran pejabat TNI dan Forkopimda Surabaya dalam acara tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengedepankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (Bagas)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Medicaid Expansion Improves Hypertension and Diabetes Control
Peduli Jalan Berlubang,, Jajaran Forpimka Singojuruh Dan Tokoh Masyarakat Turun Guna Tambal Jalan Yang Berlubang.
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan